tentang apa yang kita tentang

di office abang bard..hampir ke jam 4.00 petang.. baru selesai menjamu selera restoran ayam kampung..kenyang..alhamdulillah.. Hujan lebat memaksa aku membeli payung yang berharga RM5..aku susah untuk classify sama ada harga itu affordable atau pun tidak.. Tapi yang mustahak payung itu lemah dipukul angin..dan akhirnya aku biar sahaja badan dimakan hujan..rela..

bukan payung yang bakal aku sajikan buat kalian hari ini..bukan..itu sekadar gambaran ekspressi dan manifestasi manusia terhadap perkara yang berlaku di sekeliling mereka.. ada banyak benda yang kita tidak suka..tapi terkadang kita ini lupa..pasti selagi kita bernama manusia..lupa tentang kita tidak pernah punya hak untuk menentang..

kita tidak suka bila orang lain tidak suka..sedaya mungkin kita mencari ruang untuk menelan pengaruh agar akhirnya disukai..sedih kadang di hujung cerita..kita derita dalam dakapan pengaruh yang kita sendiri cipta.. tentang namewee yang sibuk memuntah maaf atas silap/salah/dosa yang dia lakukan..

banyak yang menentang dengan sejuta pendapat dan buah fikiran..tentang apakah hukuman yang paling layak buat si anak jati Malaysia itu.. Kalian mungkin berhak..ini isu tentang Malaysia..tentang kita..sejagat dan holistik..ini bukan isu perkauman…jadi jangan jadikan ianya propaganda membelah agar-agar perpaduan kita..tolong! jangan!!

kerana kita terlalu rakus dan ghairah menjiwai hak yang kita ada untuk bersuara..Kita lupa suara kita sumbang dan lari nadanya..jengkel tarinya..kita kena santun. santun supaya yang berbuah dulu jangan berbuah lagi.kita tidak mahu kan kalau 13  Mei menjadi diulangtayang dan pasti kita menjadi pemainnya.

apapun masalah yang melanda kita.depaninya!kenapa kita mudah melatah dan rancak mencari siapa salah?bukankah kita terkenal dengan sifat ketimuran yang penuh dengan kesabaran dan kesopanan.yang lembut mengatur gerak bicara agar apa yang dikata tidak mencerca dan menista sesiapa.

namewee..sudahpun mengaku salah dan insaf..kalau benar tindakannya salah..biar undang-undang menjadi penghukumnya..bukan kamu semua!kita jua pernah melakukan salah..bezanya mungkin kita tidak pamerkannya di youtube.

Dimana nilai toleransi saat kita memetrai kontrak sosial dulu?..dimana hilangnya tolak ansur kita saat kita memberikan kewarnegaraan sama rata pada semua?di mana hilangnya semangat Tunku Abd Rahman Tun Tan cheng Lok dan Tun Sambathan saat membina parti perikatan?

jangan hanya kerana Namewee kita menjadi bangsa yang hanya boleh berbangga dengan sejarah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s